Beban Pengusaha Akan Semakin Berat Seiring Kenaikan Harga BBM Bersubsidi & TDL

http://jobsinpt.blogspot.com/2012/03/beban-pengusaha-akan-semakin-berat.html

Berikut ini adalah hasil wawancara eksklusif dengan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sofjan Wanandi. Dilansir dari Inilah, di Jakarta.

Setelah ‘dipaksa’ memenuhi tuntutan kenaikan gaji buruh sebesar 30% beberapa waktu lalu, kalangan pengusaha kini harus menanggung beban tambahan yang cukup berat, yakni kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)bersubsidi, lalu kenaikan tarif dasar listrik (TDL).

“Apa yang akan dilakukan pengusaha?
” Petikan wawancara Iwan Purwantono (InilahREVIEW) dengan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sofjan Wanandi.

 
Bagaimana kesiapan pengusaha menghadapi kenaikan harga BBM bersubsidi?
 

Memang kenaikan harga BBM subsidi akan berdampak bagi masyarakat kebanyakan, khususnya kalangan pengusaha. Tentunya, kita sudah lakukan antisipasi. Kenaikan BBM pasti berdampak kepada naiknya cost untuk transportasi dan logistik. Sejauh ini, kita masih menunggu, kenaikannya itu berkisar berapa. Kita harap, kenaikannya di bawah Rp 6.500. Idealnya sih, Rp 6 ribu atau di bawah 5%.

Kira-kira berapa kenaikan harga barang produksi?
 
Kalau diasumsikan kenaikan harga BBM subsidi sebesar Rp 1.500 atau menjadi Rp 6.000 per liter premium, tentunya akan ada kenaikan harga barang. Kami menghitung bakal terjadi kenaikan harga sebesar 3%-5%. Itu angka yang kami anggap ideal. Karena, akibat kenaikan harga BBM, costtransportasi dan logistikharus naik antara 2% sampai 3%.

Menaikkan harga barang juga nggak bisa seenaknya. Mesti dilihat, bagaimana daya beli masyarakat. Kemudian, harga barang-barang impornya, bagaimana. Ingat, pasar kita dipenuhi barang-barang impor, khususnya manufaktur. Kalau harga barang dinaikkan terlalu tinggi juga, bisa bahaya. Menjadi bumerang bagi industri dalam negeri, karena mengurangi daya saing produk kita.

Artinya, pengusaha siap menyambut kenaikan harga BBM subsidi?

Bagi kami, pemerintah mau menaikkan harga BBM subsidi, tidak ada masalah. Yang jelas, kalangan pengusaha siap. Tentu kenaikannya di bawah Rp 6.500. Penting juga, bagaimana sosialisasinya. Saya kira, rakyat juga bisa mengerti apabila pemerintah transparan. Yang tak kalah pentingnya, bagaimana nasib pengusaha kecil dan menengah. Jangan sampai karena kebijakan ini, usaha mereka malah tutup. Ini akan menimbulkan masalah baru bagi pemerintah.

Setelah kenaikan harga BBM subsidi, kemungkinan pemerintah akan menaikkan TDL. Bagaimana pengusaha menyikapinya?

Ini yang kami sangat khawatirkan, serius. Kami dengar ada rencana tersebut. Bahwa TDL kemungkinan naik tahun ini. Kami harap, pemerintah berpikir ulanglah. Rasanya kok makin berat jadi pengusaha, kalau itu terjadi.

Dalam setahun ini, pengusaha sudah banyak mengalah. Mulai soal kenaikan UMR. Bayangkan, pengusaha di wilayah Banten harus keluarkan dana ekstra sebesar Rp 500 ribu untuk 500 ribu karyawan. Setelah itu, kenaikan harga BBM subsidi yang rencananya per April. Masa harus dikenai lagi kenaikan TDL. Bisa mati satu per satu industri kita.

Pengusaha mana yang paling terkena dampak kenaikan TDL?

Andaikan TDL naiknya 10% di 2012, pukulan telak bagi pengusaha,khususnya industri garmen dan tekstil. Karena 25% cost produksi mereka tersedot untuk listrik atau energi. Lalu dari mana pengusaha bisa hidup? Selain itu, pemodal asing melihat negeri kita, tidak kompetitif lagi.

Apa harapan pengusaha kepada pemerintah?

Dengan kenaikan harga BBM subsidi, artinya pengurangan subsidi. Kami berharap pemerintah bisa bijak dalam mengalokasikan dana tersebut. Misalnya untuk pembangunan infrastruktur. Suka atau tidak, infrastruktur kita sangat jauh tertinggal. Khususnya yang menghubungkan dengan pelabuhan.

Nah, kalau ada pembangunan infrastruktur, itu sangat mendukung kalangan pengusaha, khususnya manufaktur. Karena bisa mengurangi biaya logistik. Yang selama ini, seringkali menjadi masalah utama. Kita harap, alokasinya bukan semata-mata belanja rutin seperti menaikkan gaji pegawai.

Kalau subsidi BBM dialokasikan untuk BLT, relakah pengusaha?
 
Sangat setuju. Untuk kalangan masyarakat bawah, kami mendukung progran BLT (Bantuan Langsung Tunai). Akan sangat membantu saudara-saudara kita yang benar-benar tidak mampu. Yang perlu dijaga, program tersebut harus tepat sasaran. Kalau perlu, datanya terus diperbarui. Program ini, secara tak langsung membantu daya beli masyarakat pula.

About downloadvideonaruto

Download Video Naruto
This entry was posted in Berita dan Serba-Serbi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s